Senin, 16 Juli 2012

Holiday to Yogyakarta

Berlibur bersama Keluarga di Yogyakarta


Tujuan wisata keluarga untuk tahun ini yaitu daerah yogyakarta, aku bersama keluarga merencanakan liburan ke yogyakarta sudah setahun yg lalu, sebetulnya rencananya dulu sepulang dari liburan sekolah tahun 2011 sudah aku program lewat utara dari surabaya lewat utara singgah di jogja, tapi apa hendak dikata anak kecilku sakit, jadi kupatutkan untuk menunda liburan ke jogja, yang akhirnya baru liburan sekolah 2012 ini. alhamdulillah aku sekeluargam kesampaian niatku untuk pergi ke jogja.
           Kisahnya begini, dari tanggal 30 Juli 2012 aku sekeluarga berangkat pukul 21.00 WIB. dari Cilegon menuju Yogyakarta.
           Dalam perjalanan aku selalu menikmatinya. terkadang anak" bercanda  dengan riangnya, sehingga tidak terasa perjalanan, ditempuh selama 5 jam, lalu kami beristirahat sejenak.

Baca selengkapnya...

Sabtu, 14 Mei 2011

Empat Wanita Pertama yang masuk Surga

Surga adalah harga mahal sebuah ketaatan. Siapapun yang mengimani abadinya surga akan bersusah payah membayar harga mahal itu. Walau harus membayar dengan darah sekalipun. Sebagai wanita, Allah telah memberikan kebebasan bagi kita untuk masuk surga dari pintu manapun. Tapi sekali lagi, ada pengorbanan yang harus dilakukan sebelum memasukinya. Karena surga itu mahal. Sesuai dengan sabda Rasulullah saw, "Jika seorang istri mendirikan sholat yang 5 waktu, berpuasa pada bulannya (Ramadhan), memelihara kemaluannya, dan mematuhi suaminya, maka malaikat akan berkata padanya di akhirat, "Masuklah kamu ke dalam surga dari arah manapun yang engkau sukai" (H.R. Ahmad, Ibn Hibba, dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani).

Untuk bisa memasukinya, Allah telah memberikan contoh figur wanita surga melalui sabda Rasulullah; " Sebaik-baik perempuan muslimah surga adalah Khadijah, Fatimah, Maryam, Asiyah" (HR. Baihaqi). Meski sebenarnya banyak sahabat wanita lainnya yang dijamin masuk surga, setidaknya dari keempat figur tersebut kita bisa mengikuti jejak kehidupan yang mereka tempuh. Sehingga kita termasuk wanita yang dirindukan surga.

Kenapa Khadijah? Karena ia adalah figur wanita dermawan yang memberikan segalanya untuk dakwah sekaligus istri yang dicintati suaminya. Kedermawanannya mendapat sanjungan dari Allah dengan memberikan salam melalui malaikat Jibril. Berkatalah Jibril pada Rasulullah, "Ya Rasulullah, Khadijah sebentar lagi akan datang membawa bejana berisi lauk atau makanan atau minuman. Kalau ia sudah datang, sampaikan salam dari Allah dan dariku. Dan berikan kabar gembira dengan rumah di surga" (HR. Bukhari dan Muslim).

Siapapun akan bahagia jika salam itu datang langsung dari Allah, Dzat Penguasa Alam Semesta. Khadijah ikhlas meski hartanya habis untuk menyokong dakwah suaminya. Pantas saja jika Rasulullah sangat terkesan oleh pengorbanan Khadijah. Hingga sosoknya tidak pernah hilang meski ia telah memiliki istri yang tak kalah sholehnya.

Lihatlah bagaimana Aisyah sangat cemburu pada Khadijah yang selalu ada dalam ingatan Rasulullah. "Apakah di dunia ini tidak ada perempuan selain dia?" Tanya Aisyah. Nabi, membuka kembali indahnya kehiduoan Khadijah, "Khadijah yang mengimaniku di saat manusia mengingkariku. Dialah yang membenarkanku ketika manusia mendustaiku. Dialah yang memberikan hartanya ketika manusia menahannya. Dan dialah yang memberiku keturunan ketika istri-istriku yang lain tidak memberiku itu" (Hr. Bukhari dan Ahmad)

Kenapa Fatimah? Karena ia adalah sosok yang mencerminkan anak yang berbakti pada orang tuanya. Sebuah posisi yang sulit dicapai oleh anak yang tidk pernah menghargai ibu bapaknya. Sulit karena ia tidak tahu betapa orang tua harus dimuliakan walaupun dalam keadaan syirik. Allah berfirman, "Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan suatu yang tidak ada pengetahuanmu tetang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik…" ( QS. Luqman : 15)

Didalam diri Fatimah telah ada benih-benih sikap berbakti yang tertancap kuat. Dikala perang Uhud telah selesai, nabi terluka di pipinya. Giginya patah dan kakinya terluka. Darah pun keluar. Fatimah dibantu Ali, dengan sabar membersihkan luka dan berusaha menghentikan darahnya.

Dikala Nabi dilempari darah dan kotoran unta oleh Uqbah bin Abi Muith saat sujud di depan Ka`bah, Fatimah yang mendengar itu segera datang dan membersihkan kotoran itu dari kepala ayahnya. Kemudian Fatimah menghampiri dan memarahi para kafir Quraisy. Tapi malah ditertawakan dan tidak diindahkan karena menganggap Fatimah masih kecil.

Bagaimanapun Rasulullah teramat mencintainya. Hingga dengan mesra , menjelang wafat Rasulullah memberi kabar gembira pada putrinya. Bahwa diantara kerabatnya, dialah yang akan cepat menyusul kepergian Rasulullah. Sebuah kabar yang membuat Fatimah berhenti menangis dan tersenyum.

Kenapa Asiyah? Karena ia adalah sosok wanita beriman diantara lingkungan yang sesat. Siapapun tahu siapa suami Asiyah. Ia adalah Fir`aun. Sejarah mencatat kalau Firaun adalah Raja yang sombong. Teramat sombong. Karena ia telah merebut kesombongan yang hanya dimiliki Allah dengan mengatakan dirinya adalah Tuhan. Barangsiapa yang menolak, maka kematian adalah balasannya. Namun tidak begitu dengan Asiyah. Ketika terjadi peristiwa adu ilmu antara tukang sihir Firaun dan Musa, Asiyah bertanya pada para pengawal, "Siapa yang menang?" Mereka menjawab, "Musa dan Harun".Asiyah pun kemudian berkata; "Aku beriman kepada Tuhannya Musa dan Harun". Sebuah jawaban lugas yang menampar wajah Firaun di muka umum. Angkaranya membuat Asiyah diancam akan dilempari batu besar di padang pasir yang panas. Tapi Asiyah tetap teguh. Sehingga keteguhannya dicatat Allah dalam Al-Quran, "Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir`aun dan perbuatannya. Dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim." (QS. At-Thamrin : 11)

Wanita yang lemah belum tentu sanggup bertahan dalam lingkungan yang menuhankan selain Allah. Kebanyakan kita malah menjadi lebur dengan lingkungan yang kotor.

Kenapa Maryam? Karena ia adalah figure wanita yang selalu menjaga kesuciannya. Sebuah harga mahal yang makin sulit di dapat di zaman sekarang. Sejarah mencatat, dari wanita yang suci lahir manusia-manusia pilihan. Lihatlah para salafus saleh kebanggan Islam. Mereka dilahirkan oleh sosok ibu yang selektif dalam mendidik anak-anaknya. Begitu juga dengan Maryam, dari rahimnya lahirlah Nabi Isa.

Ada proses panjang dimana ia dicatat dalam hadits sebagai wanita surga. Bayangkan, seorang wanita yang selalu menjaga kesuciannya di beri ujian kehamilan. Sulit untk dirasionalkan jika itu bisa terjadi tanpa campur tangan laki-laki. Tapi itulah takdir yang diterima dengan ikhlas oleh Maryam. Walau hinaan dan cemoohan datang bertubi-tubi, ia pasrahkan segalanya pada Allah. Karena hanya Allah yang tahu kalau dirinya tidak pernah berbuat sekeji itu. Bandingkan dengan wanita saat ini yang mempunyai bayi tanpa ayah bukan karena mukjizat seperti yang dialami Maryam, tapi karena kebejatan moral.

Maka keempat wanita yang mewakili semua sisi kehidupan itu memang layak masuk surga. Tidakkah kita ingin menjadi wanita sholehah yang kelak kecantikannya melebihi bidadari surga? Sekali lagi, harus ada pengorbanan menuju ke sana. Tidak mudah untuk menjadi wanita sholeh. Karena jika menjadi wanita dambaan surga itu mudah, maka tidak ada istimewanya menjadi wanita sholehah. Wallahu `alam bishowab.
Baca selengkapnya...

Jumat, 06 Mei 2011

Kisah Uang Rp 1.000,- & Rp. 100.000,-

Uang seribu dan seratus ribu memiliki asal-usul yang sama tapi mengalami nasib yang berbeda. Keduanya sama-sama dicetak di PERURI dengan bahan dan alat-alat yang oke.

Pertama kali keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu sama-sama bagus, berkilau, bersih, harum dan menarik. Namun tiga bulan setelah keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu dan bertemu kembali di dompet seseorang ternyata dalam kondisi yang berbeda.

Konon ceritanya uang seratus ribu bertanya pada uang seribu :
"Ya, ampuunnnn. .......... darimana saja kamu, kawan? Baru tiga bulan kita berpisah, koq kamu udah lusuh banget? Kumal, kotor, lecet dan...... bau! Padahal waktu kita sama-sama keluar dari PERURI, kita sama-sama keren kan ..... Ada apa denganmu?"

Uang seribu menatap uang seratus ribu yang masih keren dengan perasaan nelangsa. Sambil mengenang perjalanannya, uang seribu berkata :
"Ya, beginilah nasibku , kawan. Sejak kita keluar dari PERURI, hanya tiga hari saya berada di dompet yang bersih dan bagus. Hari berikutnya saya sudah pindah ke dompet tukang sayur yang kumal. Dari dompet tukang sayur, saya beralih ke kantong plastik tukang ayam. Plastiknya basah, penuh dengan darah dan taik ayam.

Besoknya lagi, aku dilempar ke plastik seorang pengamen, dari pengamen sebentar aku nyaman di laci tukang warteg. Dari laci tukang warteg saya berpindah ke kantong tukang nasi uduk, dari sana saya hijrah ke baluang Inang-inang.
Begitulah perjalananku dari hari ke hari. Itu makanya saya bau, kumal, lusuh, karena sering dilipat-lipat, digulung-gulung, diremas-remas. ......"

Uang seratus ribu mendengarkan dengan prihatin.:
"Wah, sedih sekali perjalananmu, kawan! Berbeda sekali dengan pengalamanku. Kalau aku ya, sejak kita keluar dari PERURI itu, aku disimpan di dompet kulit yang bagus dan harum.

Setelah itu aku pindah ke dompet seorang wanita cantik. Hmmm...dompetnya harum sekali. Setelah dari sana , aku lalu berpindah-pindah, kadang-kadang aku ada di hotel berbintang 5, masuk ke restoran mewah, ke showroom mobil mewah, di tempat arisan Ibu-ibu pejabat, dan di tas selebritis. Pokoknya aku selalu berada di tempat yang bagus.

Jarang deh aku di tempat yang kamu ceritakan itu. Dan...... aku jarang lho ketemu sama teman-temanmu. "

Uang seribu terdiam sejenak. Namun dia menarik nafas lega, katanya :
"Ya. Nasib kita memang berbeda. Kamu selalu berada di tempat yang nyaman.
Tapi ada satu hal yang selalu membuatku senang dan bangga daripada kamu!"

"Apa itu?" uang seratus ribu penasaran.

"Aku sering bertemu teman-temanku di kotak-kotak amal di mesjid atau di tempat-tempat ibadah lain.
Hampir setiap minggu aku mampir di tempat-tempat itu. Hampir nggak pernah tuh aku melihat kamu disana....."

Himbauan Red: “Mari kita perbanyak amal jariah dengan menyisihkan uang Rp. 100.000,- ke kotak amal: mulai sekarang...“. Insya Allah hal ini dapat meningkatkan ke-IKHSAN-an kita.. Amiiin..

"Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri, dan bila kamu berbuat buruk, maka sebenarnya (keburukan) itu bagi dirimu sendiri".
(QS Al-Israa' : 17)
Baca selengkapnya...

Minggu, 27 Maret 2011

Untuk Menjadi Pemenang tidak ada Pilihan Lain selain Kesabaran

Di suatu sore, seorang anak bernama Syamil datang kepada ayahnya yang sedang baca koran. “Ayah, ayah” kata sang anak. “Ada apa Syamil?” tanya sang ayah.

“Aku capek, sangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus, sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek… aku mau menyontek saja! Aku capek. sangat capek!

Aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! Aku capek, sangat capek!

Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung aku ingin jajan terus!

Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati.

Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman-temanku, sedang teman-temanku seenaknya saja bersikap kepada ku.

Aku capek ayah, aku capek menahan diri… Aku ingin seperti mereka… Mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka Ayah!” Syamil mulai menangis.

Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ”Syamil… ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu.”

Lalu sang ayah menarik tangan Syamil, kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang. Lalu Syamil pun mulai mengeluh ”Ayah mau kemana kita? Aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri, badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena ada banyak ilalang… aku benci jalan ini Ayah!” sang ayah hanya diam.

Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang.

“Wwaaaah… tempat apa ini Ayah? Aku suka! Aku suka tempat ini!” sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.

“Kemarilah Anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu Syamil pun ikut duduk di samping ayahnya.

”Syamil, tahukah Kau mengapa di sini begitu sepi? Padahal tempat ini begitu indah?” tanya sang ayah.

”Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?” sahut Syamil balik bertanya.

Sambil memandang mata anaknya, sang ayah menjawab ”Itu karena orang-orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”

”Ooh… berarti kita orang yang sabar ya Yah? Alhamdulillah” sahut Syamil, tampak senang.

”Nah, akhirnya kau mengerti” kata sang ayah. ”Mengerti apa? aku tidak mengerti” kata Syamil keheranan.

”Syamil…. butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi. Bukankah Kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, Kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, Kau harus sabar melawati ilalang dan Kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga, dan akhirnya semuanya terbayar kan? Ada telaga yang sangat indah. Seandainya Kau tidak sabar, apa yang Kau dapat? Kau tidak akan mendapat apa apa anakku. Oleh karena itu bersabarlah anakku” sang ayah menjelaskan.

”Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar” sahut Syamil sambil menatap ayahnya dengan wajah yang ciut.

Sambil memegang tangan anaknya, ia meyakinkan ”Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar Kau tetap kuat. Begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat Kau jatuh, kami bisa mengangkatmu. Tapi… ingatlah Anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat Kau jatuh, suatu saat nanti, Kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain. Jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?”

”Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini… sekarang aku mengerti… terima kasih ayah. Aku akan tegar saat yang lain terlempar” Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.


Baca selengkapnya...

Minggu, 20 Februari 2011

Membangun komunikasi effektif dengan anak.

Dan katakanlah, "Bekerjalah demi kebaikan. Allah dan Rasulnya serta orang-
orang beriman akan melihat pekerjaanmu. Kemudian kamu dikembalikan kepada
yang Maha Tahu segala yang ghaib dan nyata, lalu diberitakan kepadamu apa
yang telah kamu kerjakan ( At Taubah 105)

Baca selengkapnya...

Senin, 27 Desember 2010

Kuliner Surabaya : Lontong Balap Rajawali


Saat Jalan Jajan Hemat (JJH) bertanya pada seorang rekan, tempat wisata mana saja yang ada di Surabaya. Dijawab “Wisata Kuliner”, karena Surabaya gudang makanan enak. Penasaran dengan pernyataan tersebut, JJH dalam waktu yang sangat singkat mencoba mencicipi beberapa kuliner di Surabaya. Memang masih buaannyyyaaaak lagi tempat kuliner yang maknyus di Surabaya, tapi berhubung lokasi yang tidak mudah dicapai dengan kendaraan umum, maka JJH hanya mencari yang mudah dan dilewati saja.

Lontong Balap Rajawali
Lokasi nya di Jalan Rajawali, depan SPBU. Tempatnya sederhana di pinggir jalan raya, di atas trotoar, tanpa ada AC. Tapi rasanya mantap. Lontong disajikan dengan tahu goreng, tauge, lento dan kuah. Jika mau bisa menambah side menu sate kerang. Harga semangkok Rp 6.000 dan sate kerang Rp 500 / tusuk.




Baca selengkapnya...

Senin, 20 Desember 2010

Waspada! Penjahat Pantau Status Facebook Anda

Jakarta (ANTARA News) - September tahun ini, Kai Leighton lahir di Inggris dengan penyakit kelainan jantung. Ayah dan ibunya melakukan hal yang banyak dilakukan orang tua modern ; mengupdate perkembangan Kai lewat postingan reguler di Facebook untuk teman dan kerabat yang peduli.



Selama lima pekan, Hardyn sang Ibu dan Jamie Leigh sang ayah cemas di samping ranjang Kai di wilayah Leeds. Kondisi Kai diinformasikan lewat update di Facebook, mungkin karena pertimbangan praktis dibandingkan menelefon berpuluh-puluh orang ke kampung halamannya di Hull.

Ketika Kai dioperasi, mereka mengumumkan bahwa pemulihan pembedahannya berjalan lancar.

Sulit dipercaya, seseorang memanfaatkan pesan Facebook mereka untuk mengetahui bahwa ada rumah yang sedang ditinggal penghuninya. Rumah kosong yang mudah dibobol, tak cuma sekali, tetapi dua kali.

"Setiap orang cemas menanti untuk mengetahui bagaimana kondisi Kai dan update lewat Facebook membantu kami untuk menyebarluaskan perkembangan hari demi hari," ujar Hadyn (18).

"Kami tak pernah membayangkan seseorang akan membaca pesan-pesan kami untuk tahu bahwa rumah kami kosong sehingga mudah dibobol."

Hadyn dan Jamie Leigh tak sendiri. Mereka hanyalah satu dari banyak korban kejahatan yang diincar melalui situs jejaring sosial semisal Facebook.

Investigasi yang dilakukan Daily Mail mengungkap bahwa selama tiga tahun belakangan jumlah kejahatan yang terkait dengan situs jejaring sosial telah meningkat sebanyak 7.000 (tujuh ribu) persen di beberapa wilayah - meliputi kasus pembunuhan, pemerkosaan, pedofilia, bullying, pembunuhan dan pencurian.

Polisi, perusahan asuransi dan pakar keamanan IT juga begitu peduli akan persoalan ini. Mereka mengeluarkan peringatan kepada para pengguna agar lebih waspada mengenai informasi pribadi di internet.

Semua bukti menunjukkan bahwa masyarakat belum lagi sadar soal bahaya itu sedangkan para pelaku kejahatan sudah memanfaatkannya.

Pengguna Facebook terus saja memberitahukan teman mereka kapan mereka pergi liburan, alamat pesta; tanggal ulang tahun: barang mahal yang dibeli untuk rumah mereka; dan seberapa seksi mereka terlihat dalam busana baru.

Seoerang pakar keamanan mengatakan "dengan begitu, anda sama saja meletakkan rambu petunjuk agar rumah anda dicuri."

Kai, anak Haydn dan Jamie Leigh lahir pada 12 September dengan masalah pembuluh darah yang parah. "Hidupnya sangat terancam dan kami yakin ia tak akan bertahan," ujar Haydn (18) yang masih mahasiswa motor mekanik.

"Ia di rumah sakit umum Leeds dan kami menetap di sana. Setiap malam kami menggunakan telepon kami untuk meng update Facebook. Setelah tiga atau empat pekan, kami mendapat panggilan telepon dari tetangga yang mengatakan telah melihat orang dengan membawa obor mengendap-endap di ruang tamu kami."

"Ibuku pulang untuk memeriksa dan pencuri telah mengambil sebuah Xbox dan beberapa game komputer. "

"Sekitar sepekan kemudian, mereka kembali lagi dan mengambil dua TV layar datar, komputer ayah saya dan keping DVD, dan belum asuransikan. Anda tak mengira orang akan mengambil keuntungan ketika anda sedang mengalami sesuatu yang mengerikan. Saya berpikiran kami telah memberi tahu mereka untuk mencuri dengan aman."

Haydn mengatakan kesalahannya adalah pada pengaturan pribadi di Facebook yang membolehkan teman dari teman melihat, artinya orang yang belum ia tahu - melihat segalanya yang ia tulis di situs itu.

Pada pengaturan itu, mereka bisa melihat profilnya - termasuk rincian biografisnya, nama, alamat, nomer telepon dan sejarah pendidikan dan pekerjaan,dan semua foto pribadinya. "Saya batasi sekitar 250 teman, tetapi saya kira saya tidak tahu banyak tentang mereka," ujarnya.

"Saya hanya berpikir bahwa jika mereka adalah teman dari teman saya, artinya saya tak akan mendapat masalah."

"Saya kini mempunyai akun yang sangat aman, dengan hanya teman pribadi dekat saya dan jumlah tertentu yang bisa melihatnya, dan jika saya mendapat orang yang meminta menjadi teman saya, saya menolaknya meski saya mengenalnya dengan baik."

Menurut data kepolisian Inggris ada lebih dari 100 ribu kasus di tahun lalu yang berhubungan dengan Facebook, termasuk 7.545 sejak Januari. Di tahun 2005, hanya ada 1.411 kasus.

"Informasi yang diberikan orang di Facebook, ketika terhubung dengan informasi lain secara bebas tersedia di internet, adalah tambang emas untuk pelaku kejahatan," ujar Michael Fraser, seorang pencuri insyaf yang hadir program BBC "Beat the Burglar."

"Awalnya anda menyelenggarakan suatu pesta dan memberikan alamat anda. Tak lama kemudian, anda mengumumkan ulang tahun ke-30 anda. Jadi, jika anda menerima saya sebagai teman dari teman, saya tahu nama anda, alamat anda dan tanggal lahir anda.

"Dari sana, saya dapat berkunjung ke 192.com dan bisa mencari tahu mata pencarian anda, penghasilan, dan apakah anda cukup berharga untuk dicuri."

"Berdasarkan gambar pesta di Facebook saya dapat melihat apa yang berharga di rumah anda - dan di ruang manakah itu. Kemudian anda menulis di Facebook tak sabar berangkat liburan, misalnya Selasa depan."

"Saya dapat mengunjungi Google Street view dan melihat foto aktual tentang rumah anda.Saya bisa mengetahui jika anda memiliki alarm keamanan atau apakah di sana ada semak di taman untuk bersembunyi.Saya bisa melihat semua gang dimana saya bisa kabur. Tentu saja saya tahu anda tak berada di rumah," kata Fraser lalu mengatakan para pencuri hanya mencuri rumah jika mereka pikir dapat masuk.

Penelitian terbaru oleh perusahaan asuransi mengungkap bahwa 36 persen dari pengguna jejaring sosial secara reguler menyiarkan tentang diri mereka ketika mereka berada jauh dari rumah.

Survei yang dilakukan oleh Legal & General menemukan bahwa 45 persen dari pengguna akan senang untuk berteman online dengan orang lain, hanya karena orang tersebut menyebut foto yang bersangkutan bagus.

"Sekali anda menerima orang asing ke dalam akun Facebook anda, mereka dapat memulai dengan apa yang kita sebut sebagai rekayasa sosial yaitu pertanyaan-pertanyaan untuk mengumpulkan informasi tentang anda," ujar Jason Hart, wakil presiden senior dari perusahaan keamanan jaringan CRYPTOCard.

"Ini dapat mendatangkan malapetaka. katakanlah mereka mendapat alamat email anda, kemudian mereka kan mengunjungi akun email anda, berpura-pura menjadi anda dan mengaku lupa kata sandi."

"Akun itu kemudian akan meminta sebuah pertanyaan keamanan - sesuatu seperti makanan favorit anda atau peliharaan pertama anda. setelah beberapa pekan dan bulan, tak sulit buat anda mendapatkan sandi itu karena pasti terungkap dalam percakapan anda dengan pelaku di Facebook."

"Begitu mereka mendapatkan kata sandi email anda, mereka dapat menemukan banyak informasi sensitif, seperti akun Amazon atau ebay anda."

"Kemudian mereka dapat datang ke situs-situs itu dan berpura pura menjadi anda dan mengatakan anda telah kehilangan kata sandi. Situs situs itu mengirimkan kata sandi ke akun email anda."

'Bajingan yang sering melakukan ini menggunakan rincian kartu kredit untuk voucher online yang bisa di dagangkan di internet. Ini bentuk mata uang instan."

"Lebih buruk lagi, jika anda memiliki akun PayPal dan kartu kredit di dalamnya, orang yang anda beri status teman itu dapat menguras akun-akun itu.".

"Mereka menjadi versi eletronik dari anda. Mereka dapat mengubah semua kata sandi anda dan mulai menguras anda."

"Pesannya sederhana : Anda tak akan mengundang seorang asing ke dalam rumah hanya karena dia mengetuk pintu dan ingin melihat-lihat. Tapi, mengapa anda lakukan itu lewat Facebook ?

Selasa, 21 Desember 2010 00:02 WIB | Artikel | Spektrum | Dibaca 430 kali
(yud/A038/ART)

Baca selengkapnya...