Sabtu, 14 Mei 2011

Empat Wanita Pertama yang masuk Surga

Surga adalah harga mahal sebuah ketaatan. Siapapun yang mengimani abadinya surga akan bersusah payah membayar harga mahal itu. Walau harus membayar dengan darah sekalipun. Sebagai wanita, Allah telah memberikan kebebasan bagi kita untuk masuk surga dari pintu manapun. Tapi sekali lagi, ada pengorbanan yang harus dilakukan sebelum memasukinya. Karena surga itu mahal. Sesuai dengan sabda Rasulullah saw, "Jika seorang istri mendirikan sholat yang 5 waktu, berpuasa pada bulannya (Ramadhan), memelihara kemaluannya, dan mematuhi suaminya, maka malaikat akan berkata padanya di akhirat, "Masuklah kamu ke dalam surga dari arah manapun yang engkau sukai" (H.R. Ahmad, Ibn Hibba, dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani).

Untuk bisa memasukinya, Allah telah memberikan contoh figur wanita surga melalui sabda Rasulullah; " Sebaik-baik perempuan muslimah surga adalah Khadijah, Fatimah, Maryam, Asiyah" (HR. Baihaqi). Meski sebenarnya banyak sahabat wanita lainnya yang dijamin masuk surga, setidaknya dari keempat figur tersebut kita bisa mengikuti jejak kehidupan yang mereka tempuh. Sehingga kita termasuk wanita yang dirindukan surga.

Kenapa Khadijah? Karena ia adalah figur wanita dermawan yang memberikan segalanya untuk dakwah sekaligus istri yang dicintati suaminya. Kedermawanannya mendapat sanjungan dari Allah dengan memberikan salam melalui malaikat Jibril. Berkatalah Jibril pada Rasulullah, "Ya Rasulullah, Khadijah sebentar lagi akan datang membawa bejana berisi lauk atau makanan atau minuman. Kalau ia sudah datang, sampaikan salam dari Allah dan dariku. Dan berikan kabar gembira dengan rumah di surga" (HR. Bukhari dan Muslim).

Siapapun akan bahagia jika salam itu datang langsung dari Allah, Dzat Penguasa Alam Semesta. Khadijah ikhlas meski hartanya habis untuk menyokong dakwah suaminya. Pantas saja jika Rasulullah sangat terkesan oleh pengorbanan Khadijah. Hingga sosoknya tidak pernah hilang meski ia telah memiliki istri yang tak kalah sholehnya.

Lihatlah bagaimana Aisyah sangat cemburu pada Khadijah yang selalu ada dalam ingatan Rasulullah. "Apakah di dunia ini tidak ada perempuan selain dia?" Tanya Aisyah. Nabi, membuka kembali indahnya kehiduoan Khadijah, "Khadijah yang mengimaniku di saat manusia mengingkariku. Dialah yang membenarkanku ketika manusia mendustaiku. Dialah yang memberikan hartanya ketika manusia menahannya. Dan dialah yang memberiku keturunan ketika istri-istriku yang lain tidak memberiku itu" (Hr. Bukhari dan Ahmad)

Kenapa Fatimah? Karena ia adalah sosok yang mencerminkan anak yang berbakti pada orang tuanya. Sebuah posisi yang sulit dicapai oleh anak yang tidk pernah menghargai ibu bapaknya. Sulit karena ia tidak tahu betapa orang tua harus dimuliakan walaupun dalam keadaan syirik. Allah berfirman, "Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan suatu yang tidak ada pengetahuanmu tetang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik…" ( QS. Luqman : 15)

Didalam diri Fatimah telah ada benih-benih sikap berbakti yang tertancap kuat. Dikala perang Uhud telah selesai, nabi terluka di pipinya. Giginya patah dan kakinya terluka. Darah pun keluar. Fatimah dibantu Ali, dengan sabar membersihkan luka dan berusaha menghentikan darahnya.

Dikala Nabi dilempari darah dan kotoran unta oleh Uqbah bin Abi Muith saat sujud di depan Ka`bah, Fatimah yang mendengar itu segera datang dan membersihkan kotoran itu dari kepala ayahnya. Kemudian Fatimah menghampiri dan memarahi para kafir Quraisy. Tapi malah ditertawakan dan tidak diindahkan karena menganggap Fatimah masih kecil.

Bagaimanapun Rasulullah teramat mencintainya. Hingga dengan mesra , menjelang wafat Rasulullah memberi kabar gembira pada putrinya. Bahwa diantara kerabatnya, dialah yang akan cepat menyusul kepergian Rasulullah. Sebuah kabar yang membuat Fatimah berhenti menangis dan tersenyum.

Kenapa Asiyah? Karena ia adalah sosok wanita beriman diantara lingkungan yang sesat. Siapapun tahu siapa suami Asiyah. Ia adalah Fir`aun. Sejarah mencatat kalau Firaun adalah Raja yang sombong. Teramat sombong. Karena ia telah merebut kesombongan yang hanya dimiliki Allah dengan mengatakan dirinya adalah Tuhan. Barangsiapa yang menolak, maka kematian adalah balasannya. Namun tidak begitu dengan Asiyah. Ketika terjadi peristiwa adu ilmu antara tukang sihir Firaun dan Musa, Asiyah bertanya pada para pengawal, "Siapa yang menang?" Mereka menjawab, "Musa dan Harun".Asiyah pun kemudian berkata; "Aku beriman kepada Tuhannya Musa dan Harun". Sebuah jawaban lugas yang menampar wajah Firaun di muka umum. Angkaranya membuat Asiyah diancam akan dilempari batu besar di padang pasir yang panas. Tapi Asiyah tetap teguh. Sehingga keteguhannya dicatat Allah dalam Al-Quran, "Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir`aun dan perbuatannya. Dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim." (QS. At-Thamrin : 11)

Wanita yang lemah belum tentu sanggup bertahan dalam lingkungan yang menuhankan selain Allah. Kebanyakan kita malah menjadi lebur dengan lingkungan yang kotor.

Kenapa Maryam? Karena ia adalah figure wanita yang selalu menjaga kesuciannya. Sebuah harga mahal yang makin sulit di dapat di zaman sekarang. Sejarah mencatat, dari wanita yang suci lahir manusia-manusia pilihan. Lihatlah para salafus saleh kebanggan Islam. Mereka dilahirkan oleh sosok ibu yang selektif dalam mendidik anak-anaknya. Begitu juga dengan Maryam, dari rahimnya lahirlah Nabi Isa.

Ada proses panjang dimana ia dicatat dalam hadits sebagai wanita surga. Bayangkan, seorang wanita yang selalu menjaga kesuciannya di beri ujian kehamilan. Sulit untk dirasionalkan jika itu bisa terjadi tanpa campur tangan laki-laki. Tapi itulah takdir yang diterima dengan ikhlas oleh Maryam. Walau hinaan dan cemoohan datang bertubi-tubi, ia pasrahkan segalanya pada Allah. Karena hanya Allah yang tahu kalau dirinya tidak pernah berbuat sekeji itu. Bandingkan dengan wanita saat ini yang mempunyai bayi tanpa ayah bukan karena mukjizat seperti yang dialami Maryam, tapi karena kebejatan moral.

Maka keempat wanita yang mewakili semua sisi kehidupan itu memang layak masuk surga. Tidakkah kita ingin menjadi wanita sholehah yang kelak kecantikannya melebihi bidadari surga? Sekali lagi, harus ada pengorbanan menuju ke sana. Tidak mudah untuk menjadi wanita sholeh. Karena jika menjadi wanita dambaan surga itu mudah, maka tidak ada istimewanya menjadi wanita sholehah. Wallahu `alam bishowab.
Baca selengkapnya...

Jumat, 06 Mei 2011

Kisah Uang Rp 1.000,- & Rp. 100.000,-

Uang seribu dan seratus ribu memiliki asal-usul yang sama tapi mengalami nasib yang berbeda. Keduanya sama-sama dicetak di PERURI dengan bahan dan alat-alat yang oke.

Pertama kali keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu sama-sama bagus, berkilau, bersih, harum dan menarik. Namun tiga bulan setelah keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu dan bertemu kembali di dompet seseorang ternyata dalam kondisi yang berbeda.

Konon ceritanya uang seratus ribu bertanya pada uang seribu :
"Ya, ampuunnnn. .......... darimana saja kamu, kawan? Baru tiga bulan kita berpisah, koq kamu udah lusuh banget? Kumal, kotor, lecet dan...... bau! Padahal waktu kita sama-sama keluar dari PERURI, kita sama-sama keren kan ..... Ada apa denganmu?"

Uang seribu menatap uang seratus ribu yang masih keren dengan perasaan nelangsa. Sambil mengenang perjalanannya, uang seribu berkata :
"Ya, beginilah nasibku , kawan. Sejak kita keluar dari PERURI, hanya tiga hari saya berada di dompet yang bersih dan bagus. Hari berikutnya saya sudah pindah ke dompet tukang sayur yang kumal. Dari dompet tukang sayur, saya beralih ke kantong plastik tukang ayam. Plastiknya basah, penuh dengan darah dan taik ayam.

Besoknya lagi, aku dilempar ke plastik seorang pengamen, dari pengamen sebentar aku nyaman di laci tukang warteg. Dari laci tukang warteg saya berpindah ke kantong tukang nasi uduk, dari sana saya hijrah ke baluang Inang-inang.
Begitulah perjalananku dari hari ke hari. Itu makanya saya bau, kumal, lusuh, karena sering dilipat-lipat, digulung-gulung, diremas-remas. ......"

Uang seratus ribu mendengarkan dengan prihatin.:
"Wah, sedih sekali perjalananmu, kawan! Berbeda sekali dengan pengalamanku. Kalau aku ya, sejak kita keluar dari PERURI itu, aku disimpan di dompet kulit yang bagus dan harum.

Setelah itu aku pindah ke dompet seorang wanita cantik. Hmmm...dompetnya harum sekali. Setelah dari sana , aku lalu berpindah-pindah, kadang-kadang aku ada di hotel berbintang 5, masuk ke restoran mewah, ke showroom mobil mewah, di tempat arisan Ibu-ibu pejabat, dan di tas selebritis. Pokoknya aku selalu berada di tempat yang bagus.

Jarang deh aku di tempat yang kamu ceritakan itu. Dan...... aku jarang lho ketemu sama teman-temanmu. "

Uang seribu terdiam sejenak. Namun dia menarik nafas lega, katanya :
"Ya. Nasib kita memang berbeda. Kamu selalu berada di tempat yang nyaman.
Tapi ada satu hal yang selalu membuatku senang dan bangga daripada kamu!"

"Apa itu?" uang seratus ribu penasaran.

"Aku sering bertemu teman-temanku di kotak-kotak amal di mesjid atau di tempat-tempat ibadah lain.
Hampir setiap minggu aku mampir di tempat-tempat itu. Hampir nggak pernah tuh aku melihat kamu disana....."

Himbauan Red: “Mari kita perbanyak amal jariah dengan menyisihkan uang Rp. 100.000,- ke kotak amal: mulai sekarang...“. Insya Allah hal ini dapat meningkatkan ke-IKHSAN-an kita.. Amiiin..

"Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri, dan bila kamu berbuat buruk, maka sebenarnya (keburukan) itu bagi dirimu sendiri".
(QS Al-Israa' : 17)
Baca selengkapnya...

Minggu, 27 Maret 2011

Untuk Menjadi Pemenang tidak ada Pilihan Lain selain Kesabaran

Di suatu sore, seorang anak bernama Syamil datang kepada ayahnya yang sedang baca koran. “Ayah, ayah” kata sang anak. “Ada apa Syamil?” tanya sang ayah.

“Aku capek, sangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus, sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek… aku mau menyontek saja! Aku capek. sangat capek!

Aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! Aku capek, sangat capek!

Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung aku ingin jajan terus!

Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati.

Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman-temanku, sedang teman-temanku seenaknya saja bersikap kepada ku.

Aku capek ayah, aku capek menahan diri… Aku ingin seperti mereka… Mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka Ayah!” Syamil mulai menangis.

Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ”Syamil… ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu.”

Lalu sang ayah menarik tangan Syamil, kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang. Lalu Syamil pun mulai mengeluh ”Ayah mau kemana kita? Aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri, badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena ada banyak ilalang… aku benci jalan ini Ayah!” sang ayah hanya diam.

Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang.

“Wwaaaah… tempat apa ini Ayah? Aku suka! Aku suka tempat ini!” sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.

“Kemarilah Anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu Syamil pun ikut duduk di samping ayahnya.

”Syamil, tahukah Kau mengapa di sini begitu sepi? Padahal tempat ini begitu indah?” tanya sang ayah.

”Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?” sahut Syamil balik bertanya.

Sambil memandang mata anaknya, sang ayah menjawab ”Itu karena orang-orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”

”Ooh… berarti kita orang yang sabar ya Yah? Alhamdulillah” sahut Syamil, tampak senang.

”Nah, akhirnya kau mengerti” kata sang ayah. ”Mengerti apa? aku tidak mengerti” kata Syamil keheranan.

”Syamil…. butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi. Bukankah Kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, Kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, Kau harus sabar melawati ilalang dan Kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga, dan akhirnya semuanya terbayar kan? Ada telaga yang sangat indah. Seandainya Kau tidak sabar, apa yang Kau dapat? Kau tidak akan mendapat apa apa anakku. Oleh karena itu bersabarlah anakku” sang ayah menjelaskan.

”Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar” sahut Syamil sambil menatap ayahnya dengan wajah yang ciut.

Sambil memegang tangan anaknya, ia meyakinkan ”Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar Kau tetap kuat. Begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat Kau jatuh, kami bisa mengangkatmu. Tapi… ingatlah Anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat Kau jatuh, suatu saat nanti, Kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain. Jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?”

”Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini… sekarang aku mengerti… terima kasih ayah. Aku akan tegar saat yang lain terlempar” Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.


Baca selengkapnya...

Minggu, 20 Februari 2011

Membangun komunikasi effektif dengan anak.

Dan katakanlah, "Bekerjalah demi kebaikan. Allah dan Rasulnya serta orang-
orang beriman akan melihat pekerjaanmu. Kemudian kamu dikembalikan kepada
yang Maha Tahu segala yang ghaib dan nyata, lalu diberitakan kepadamu apa
yang telah kamu kerjakan ( At Taubah 105)

Baca selengkapnya...

Senin, 27 Desember 2010

Kuliner Surabaya : Lontong Balap Rajawali


Saat Jalan Jajan Hemat (JJH) bertanya pada seorang rekan, tempat wisata mana saja yang ada di Surabaya. Dijawab “Wisata Kuliner”, karena Surabaya gudang makanan enak. Penasaran dengan pernyataan tersebut, JJH dalam waktu yang sangat singkat mencoba mencicipi beberapa kuliner di Surabaya. Memang masih buaannyyyaaaak lagi tempat kuliner yang maknyus di Surabaya, tapi berhubung lokasi yang tidak mudah dicapai dengan kendaraan umum, maka JJH hanya mencari yang mudah dan dilewati saja.

Lontong Balap Rajawali
Lokasi nya di Jalan Rajawali, depan SPBU. Tempatnya sederhana di pinggir jalan raya, di atas trotoar, tanpa ada AC. Tapi rasanya mantap. Lontong disajikan dengan tahu goreng, tauge, lento dan kuah. Jika mau bisa menambah side menu sate kerang. Harga semangkok Rp 6.000 dan sate kerang Rp 500 / tusuk.




Baca selengkapnya...

Senin, 20 Desember 2010

Waspada! Penjahat Pantau Status Facebook Anda

Jakarta (ANTARA News) - September tahun ini, Kai Leighton lahir di Inggris dengan penyakit kelainan jantung. Ayah dan ibunya melakukan hal yang banyak dilakukan orang tua modern ; mengupdate perkembangan Kai lewat postingan reguler di Facebook untuk teman dan kerabat yang peduli.



Selama lima pekan, Hardyn sang Ibu dan Jamie Leigh sang ayah cemas di samping ranjang Kai di wilayah Leeds. Kondisi Kai diinformasikan lewat update di Facebook, mungkin karena pertimbangan praktis dibandingkan menelefon berpuluh-puluh orang ke kampung halamannya di Hull.

Ketika Kai dioperasi, mereka mengumumkan bahwa pemulihan pembedahannya berjalan lancar.

Sulit dipercaya, seseorang memanfaatkan pesan Facebook mereka untuk mengetahui bahwa ada rumah yang sedang ditinggal penghuninya. Rumah kosong yang mudah dibobol, tak cuma sekali, tetapi dua kali.

"Setiap orang cemas menanti untuk mengetahui bagaimana kondisi Kai dan update lewat Facebook membantu kami untuk menyebarluaskan perkembangan hari demi hari," ujar Hadyn (18).

"Kami tak pernah membayangkan seseorang akan membaca pesan-pesan kami untuk tahu bahwa rumah kami kosong sehingga mudah dibobol."

Hadyn dan Jamie Leigh tak sendiri. Mereka hanyalah satu dari banyak korban kejahatan yang diincar melalui situs jejaring sosial semisal Facebook.

Investigasi yang dilakukan Daily Mail mengungkap bahwa selama tiga tahun belakangan jumlah kejahatan yang terkait dengan situs jejaring sosial telah meningkat sebanyak 7.000 (tujuh ribu) persen di beberapa wilayah - meliputi kasus pembunuhan, pemerkosaan, pedofilia, bullying, pembunuhan dan pencurian.

Polisi, perusahan asuransi dan pakar keamanan IT juga begitu peduli akan persoalan ini. Mereka mengeluarkan peringatan kepada para pengguna agar lebih waspada mengenai informasi pribadi di internet.

Semua bukti menunjukkan bahwa masyarakat belum lagi sadar soal bahaya itu sedangkan para pelaku kejahatan sudah memanfaatkannya.

Pengguna Facebook terus saja memberitahukan teman mereka kapan mereka pergi liburan, alamat pesta; tanggal ulang tahun: barang mahal yang dibeli untuk rumah mereka; dan seberapa seksi mereka terlihat dalam busana baru.

Seoerang pakar keamanan mengatakan "dengan begitu, anda sama saja meletakkan rambu petunjuk agar rumah anda dicuri."

Kai, anak Haydn dan Jamie Leigh lahir pada 12 September dengan masalah pembuluh darah yang parah. "Hidupnya sangat terancam dan kami yakin ia tak akan bertahan," ujar Haydn (18) yang masih mahasiswa motor mekanik.

"Ia di rumah sakit umum Leeds dan kami menetap di sana. Setiap malam kami menggunakan telepon kami untuk meng update Facebook. Setelah tiga atau empat pekan, kami mendapat panggilan telepon dari tetangga yang mengatakan telah melihat orang dengan membawa obor mengendap-endap di ruang tamu kami."

"Ibuku pulang untuk memeriksa dan pencuri telah mengambil sebuah Xbox dan beberapa game komputer. "

"Sekitar sepekan kemudian, mereka kembali lagi dan mengambil dua TV layar datar, komputer ayah saya dan keping DVD, dan belum asuransikan. Anda tak mengira orang akan mengambil keuntungan ketika anda sedang mengalami sesuatu yang mengerikan. Saya berpikiran kami telah memberi tahu mereka untuk mencuri dengan aman."

Haydn mengatakan kesalahannya adalah pada pengaturan pribadi di Facebook yang membolehkan teman dari teman melihat, artinya orang yang belum ia tahu - melihat segalanya yang ia tulis di situs itu.

Pada pengaturan itu, mereka bisa melihat profilnya - termasuk rincian biografisnya, nama, alamat, nomer telepon dan sejarah pendidikan dan pekerjaan,dan semua foto pribadinya. "Saya batasi sekitar 250 teman, tetapi saya kira saya tidak tahu banyak tentang mereka," ujarnya.

"Saya hanya berpikir bahwa jika mereka adalah teman dari teman saya, artinya saya tak akan mendapat masalah."

"Saya kini mempunyai akun yang sangat aman, dengan hanya teman pribadi dekat saya dan jumlah tertentu yang bisa melihatnya, dan jika saya mendapat orang yang meminta menjadi teman saya, saya menolaknya meski saya mengenalnya dengan baik."

Menurut data kepolisian Inggris ada lebih dari 100 ribu kasus di tahun lalu yang berhubungan dengan Facebook, termasuk 7.545 sejak Januari. Di tahun 2005, hanya ada 1.411 kasus.

"Informasi yang diberikan orang di Facebook, ketika terhubung dengan informasi lain secara bebas tersedia di internet, adalah tambang emas untuk pelaku kejahatan," ujar Michael Fraser, seorang pencuri insyaf yang hadir program BBC "Beat the Burglar."

"Awalnya anda menyelenggarakan suatu pesta dan memberikan alamat anda. Tak lama kemudian, anda mengumumkan ulang tahun ke-30 anda. Jadi, jika anda menerima saya sebagai teman dari teman, saya tahu nama anda, alamat anda dan tanggal lahir anda.

"Dari sana, saya dapat berkunjung ke 192.com dan bisa mencari tahu mata pencarian anda, penghasilan, dan apakah anda cukup berharga untuk dicuri."

"Berdasarkan gambar pesta di Facebook saya dapat melihat apa yang berharga di rumah anda - dan di ruang manakah itu. Kemudian anda menulis di Facebook tak sabar berangkat liburan, misalnya Selasa depan."

"Saya dapat mengunjungi Google Street view dan melihat foto aktual tentang rumah anda.Saya bisa mengetahui jika anda memiliki alarm keamanan atau apakah di sana ada semak di taman untuk bersembunyi.Saya bisa melihat semua gang dimana saya bisa kabur. Tentu saja saya tahu anda tak berada di rumah," kata Fraser lalu mengatakan para pencuri hanya mencuri rumah jika mereka pikir dapat masuk.

Penelitian terbaru oleh perusahaan asuransi mengungkap bahwa 36 persen dari pengguna jejaring sosial secara reguler menyiarkan tentang diri mereka ketika mereka berada jauh dari rumah.

Survei yang dilakukan oleh Legal & General menemukan bahwa 45 persen dari pengguna akan senang untuk berteman online dengan orang lain, hanya karena orang tersebut menyebut foto yang bersangkutan bagus.

"Sekali anda menerima orang asing ke dalam akun Facebook anda, mereka dapat memulai dengan apa yang kita sebut sebagai rekayasa sosial yaitu pertanyaan-pertanyaan untuk mengumpulkan informasi tentang anda," ujar Jason Hart, wakil presiden senior dari perusahaan keamanan jaringan CRYPTOCard.

"Ini dapat mendatangkan malapetaka. katakanlah mereka mendapat alamat email anda, kemudian mereka kan mengunjungi akun email anda, berpura-pura menjadi anda dan mengaku lupa kata sandi."

"Akun itu kemudian akan meminta sebuah pertanyaan keamanan - sesuatu seperti makanan favorit anda atau peliharaan pertama anda. setelah beberapa pekan dan bulan, tak sulit buat anda mendapatkan sandi itu karena pasti terungkap dalam percakapan anda dengan pelaku di Facebook."

"Begitu mereka mendapatkan kata sandi email anda, mereka dapat menemukan banyak informasi sensitif, seperti akun Amazon atau ebay anda."

"Kemudian mereka dapat datang ke situs-situs itu dan berpura pura menjadi anda dan mengatakan anda telah kehilangan kata sandi. Situs situs itu mengirimkan kata sandi ke akun email anda."

'Bajingan yang sering melakukan ini menggunakan rincian kartu kredit untuk voucher online yang bisa di dagangkan di internet. Ini bentuk mata uang instan."

"Lebih buruk lagi, jika anda memiliki akun PayPal dan kartu kredit di dalamnya, orang yang anda beri status teman itu dapat menguras akun-akun itu.".

"Mereka menjadi versi eletronik dari anda. Mereka dapat mengubah semua kata sandi anda dan mulai menguras anda."

"Pesannya sederhana : Anda tak akan mengundang seorang asing ke dalam rumah hanya karena dia mengetuk pintu dan ingin melihat-lihat. Tapi, mengapa anda lakukan itu lewat Facebook ?

Selasa, 21 Desember 2010 00:02 WIB | Artikel | Spektrum | Dibaca 430 kali
(yud/A038/ART)

Baca selengkapnya...

Minggu, 28 November 2010

Sepuluh Wasiat untuk Para Isteri

Istri memegang peranan yang sangat penting dalam istana keluarganya. Maka ia dituntut untuk memahami peranan tersebut lalu mengaplikasikannya dalam kehidupan berkeluarga. Berikut ada beberapa wasiat untuk mereka yang berhasrat menjadi istri yang mendambakan keluarga bahagia. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Amin.

1.Takwa kepada Allah dan menjauhi maksiat
Bila engkau ingin kesengsaraan bersarang di rumahmu dan bertunas, maka bermaksiatlah kepada Allah. Sesungguhnya kemaksiatan menghancurkan negeri dan menggoncang kerajaan. Oleh karena itu jangan engkau goncangkan rumahmu dengan berbuat maksiat kepada Allah.
Wahai hamba Allah……..jagalah Allah maka Dia akan menjagamu beserta keluarga dan rumahmu. Sesungguhnya ketaatan akan mengumpulkan hati dan mempersatukannya, sedangkan kemaksiatan akan mengoyak hati dan menceraiberaikan keutuhannya.
Karena itulah, salah seorang wanita shalihah jika mendapatkan sikap keras dan berpaling dari suaminya, ia berkata:”Aku mohon ampun kepada Allah….itu terjadi karena perbuatan tanganku (kesalahanku)….”Maka hati-hatilah wahai saudariku muslimah dari berbuat maksiat, khususnya:
-Meninggalkan shalat atau mengakhirkannya atau menunaikannya dengan cara yang tidak benar.
-Duduk di majlis ghibah dan namimah, berbuat riya dan sum’ah.
-Menjelekkan dan mengejek orang lain. Allah berfirman, “Wahai orang-orang yang briman janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang menolok-olokkan) dan janganlah wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan”(QS. Al Hujurat: 11).
-Keluar menuju pasar tanpa kepentingan yang sangat mendesak dan tanpa didampingi mahram. Rasulullah bersabda:”Negeri yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjidnya dan negeri yang paling dibenci Allah adalah pasar-pasarnya”(HR. Muslim).
-Mendidik anak dengan pendidikan barat atau menyerahkan pendidikan anak kepada para pambantu dan pendidik-pendidik yang kafir.
-Meniru wanita-wanita kafir. Rasulullah bersabda:”Siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka”(HR. Imam Ahmad dan Abu Daud serta dishahihkan Al-Albany).
-Membiarkan suami dalam kemaksiatannya.
-Tabarruj (pamer kecantikan) dan sufur (membuka wajah).
-Membiarkan sopir dan pembantu masuk ke dalam rumah tanpa kepentingan yang mendesak.
2.Berupaya mengenal dan memahami suami
Hendaknya engkau berupaya memahami suamimu. Apa –apa yang ia sukai, berusahalah memenuhinya dan apa-apa yang ia benci, berupayalah untuk menjauhinya dengan catatan selama tidak dalam perkara maksiat kepada Allah karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Al-Khalik (Allah ‘Azza Wajalla).
3. Ketaatan yang nyata kepada suami dan bergaul dengan baik.
Sesungguhnya hak suami atas istrinya itu besar. Rasulullah bersabda:”Seandainya aku boleh memerintahkanku seseorang sujud kepada orang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya”(HR. Imam Ahmad dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Al-Albany).
Hak suami yang pertama adalah ditaati dalam perkara yang bukan maksiat kepada Allah dan baik dalam bergaul dengannya serta tidak mendurhakainya. Rasulullah bersabda:”Dua golongan yang shalatnya tidak akan melewati kepalanya, yaitu budak yang lari dari tuannya hingga ia kembali dan istri yang durhaka kepada suaminya hingga ia kembali”(HR. Thabrani dan Hakim, dishahihkan oleh Al-Albany).
Ketahuilah, engkau termasuk penduduk surga dengan izin Allah, jika engkau bertakwa kepada Allah dan taat kepada suamimu. Dengan ketaatanmu pada suami dan baiknya pergaulanmu terhadapnya, engkau akan menjdai sebaik-baik wanita (dengan izin Allah).
4.Bersikap qanaah (merasa cukup)
Kami meninginkan wanita muslimah ridha dengan apa yang diberikan untuknya baik itu sedikit ataupun banyak.
Maka janganlah ia menuntut di luar kesanggupan suaminya atau meminta sesuatu yang tidak perlu. Renungkanlah wahai saudariku muslimah, adabnya wanita salaf radhiallahu ‘anhunna…Salah seorang dari mereka bila suaminya hendak keluar rumah ia mewasiatkan satu wasiat kepadanya. Apakah itu??? Ia berkata pada suaminya:”Hati-hatilah engkau wahai suamiku dari penghasilan yang haram, karena kami bisa bersabar dari rasa lapar namun kami tidak bisa bersabar dari api neraka…”
5. Baik dalam mengatur urusan rumah tangga, seperti mendidik anak-anak dan tidak menyerahkannya pada pembantu, menjaga kebersihan rumah dan menatanya dengan baik
dan menyiapkan makan pada waktunya.
Termasuk pengaturan yang baik adalah istri membelanjakan harta suaminya pada tempatnya (dengan baik), maka ia tidak berlebih-lebihan dalam perhiasan dan alat-alat kecantikan.
6.Baik dalam bergaul dengan keluarga suami dan kerabat-kerabatnya, khususnya dengan ibu suami sebagai orang yang paling dekat dengannya.
Wajib bagimu untuk menampakkan kecintaan kepadanya, bersikap lembut, menunjukkan rasa hormat, bersabar atas kekeliruannya dan engkau melaksanakan semua perintahnya selama tidak bermaksiat kepada Allah semampumu.
7.Menyertai suami dalam perasaannya dan turut merasakan duka cita dan kesedihannya.
Jika engkau ingin hidup dalam hati suamimu, maka sertailah ia dalam duka cita dan kesedihannya. Renungkanlah wahai saudariku kedudukan Ummul Mukminin, Khadijah radhiallahu ‘anha, dalam hati Rasulullah walaupun ia telah meninggal dunia.. Kecintaan beliau kepada Khadijah tetap bersemi sepanjang hidup beliau, kenangan bersama Khadijah tidak terkikis oleh panjangnya masa. Bahkan terus mengenangnya dan bertutur tentang andilnya dalam ujian, kesulitan dan musibah yang dihadapi. Seorangpun tidak akan lupa perkataannya yang masyur sehingga menjadikan Rasulullah merasakan ketenangan setelah terguncang dan merasa bahagia setelah bersedih hati ketika turun wahyu pada kali pertama:” Demi Allah, Allah tidak akan menghinakanmu selamanya. Karena sungguh engkau menyambung silaturahmi, menaggung orang lemah, menutup kebutuhan orang yang tidak punya dan engkau menolong setiap upaya menegakkan kebenaran”.(HR. Mutafaq alaihi, Bukhary dan Muslim).
8.Bersyukur (berterima kasih) kepada suami atas kebaikannya dan tidak melupakan keutamaannya.
Wahai istri yang mulia! Rasa terima kasih pada suami dapat kau tunjukkan dengan senyuman manis di wajahmu yang menimbulkan kesan di hatinya, hingga terasa ringan baginya kesulitan yang dijumpai dalam pekerjaannya. Atau engkau ungkapkan dengan kata-kata cinta yang memikat yang dapat menyegarkan kembali cintamu di hatinya. Atau memaafkan kesalahan dan kekurangannya dalam menunaikan hak-hakmu dengan membandingkan lautan keutamaan dan kebaikannya kepadamu.
9.Menyimpan rahasia suami dan menutupi kekurangannya (aibnya).
Istri adalah tempat rahasia suami dan orang yang paling dekat dengannya serta paling tahu kekhususannya. Bila menyebarkan rahasia merupakan sifat yang tercela untuk dilakukan oleh siapapun, maka dari sisi istri lebih besar dan lebih jelek lagi. Saudariku, simpanlah rahasia-rahasia suamimu, tutuplah aibnya dan jangan engkau tampakkan kecuali karena maslahat yang syar’I seperti mengadukan perbuatan dhalim kepada Hakim atau Mufti atau orang yang engkau harapkan nasehatnya.
10.Kecerdasan dan kecerdikan serta berhati-hati dari kesalahan.
Termasuk kesalahan adalah: Seorang istri menceritakan dan menggambarkan kecantikan sebagian wanita yang dikenalnya kepada suaminya. Padahal Rasulullah telah melarang hal itu dalam sabdanya:”Janganlah seorang wanita bergaul dengan wanita lain lalu mensifatkan wanita itu kepada suaminya sehingga seakan-akan suaminya melihatnya”(HR. Bukhary dalam An-Nikah).
Adapted from : Rumah tangga tanpa problema, Syaikh Mazin Bin Abdul Karim Al- Farih.
“Untuk para istri yang berhasrat menjadi penyejuk hati dan mata suaminya. Semoga Allah memeliharamu dalam naungan kasih sayang dan rahmatNya. Amin.”
Baca selengkapnya...